Kini ban mobil bisa menggunakan gas Nitrogen. informasi Nitrogen adalah sebuah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang N dan nomor atom 7. Biasanya ditemukan sebagai gas tanpa warna, tanpa bau, tanpa rasa dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil, sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya.
Terkadang orang berpendapat bahwa Nitrogen hanyalah angin biasa, pendapat tersebut salah besar karena selain berwujud gas Nitrogen mempunyai kadar air yang lebih sedikit ketimbang angin biasa jadi saat ban digunakan hanya sedikit yang menguap sehingga membuat kondisi tekanan angin didalam ban tetap stabil meski sudah lama digunakan.
Selain tekanan ban menjadi stabil, bagi pengendara yang menggunakan Nitrogen akan merasakan keunggulan lain yaitu memperpanjang umur pakai ban dan saat digunakan ban terasa empuk. Sama seperti penggunaan angin pada ban, tidak ada perawatan khusus untuk ban ber Nitrogen, namun BangSobil merekomendasikan jika jarang dipakai usahakan ban jangan menyetuh langsung dengan lantai atau gunakan alas.
Segala jenis ban bisa disi gas Nitrogen namun yang perlu anda perhatikan adalah jika anda berpindah dari angin menggunakan Nitrogen pastikan angin yang ada didalam ban hilang terlebih dahulu baru pengisan Nitrogen dilakukan, namun jika kondisi ban anda sebelumnya menggunakan Nitrogen dan karena posisi mendesak atau darurat anda mengisinya dengan angin biasa dalam kondisi Nitrogen masih ada didalam ban itu tidak masalah tetapi bisa mempengaruhi kualitas Nitrogen. Sebelum digunakan ke ban kendaraan, Nitrogen terlebih dahulu digunakan untuk ban pesawat. Yang mencirikan kalau ban kendaraan menggunakan Nitrogen yaitu pada pentil-nya berwrna hijau.
Selengkapnya...
Jumat, 24 September 2010
Pengunaan nitrogen pada ban mobil
Kamis, 23 September 2010
Tips merawat sockbreaker pada mobil
Shockbreaker memiliki peranan yang amat vital untuk menunjang kenyamaman dalam berkendara. Melalui alat ini, guncangan yang terasa pada bodi mobil mampu diredam. Namun, akibat piranti berbahan logam baja tersebut letaknya tersembunyi, banyak yang kurang memperhatikan perawatan shockbreaker. Padahal alat ini juga memiliki umur yang terbatas. Apabila shockbreaker mengalami keausan, maka daya tahannya pun berkurang, yang membuat kenyamanan dalam berkendara menurun.
Membeli baru mungkin cara yang paling efektif untuk mengatasi hal tersebut, namun jika mau sedikit perhatian, maka anda bisa berhemat. Caranya merawat komponen ini cukup sederhana:
1. Sebisa mungkin hindari jalan berlubang. Kalaupun harus berhadapan dengan kondisi jalan yang kurang rata, mengemudilah dengan pelan-pelan. Jangan menerjang lubang pada kecepatan tinggi yang akan menyebabkan suspensi bekerja lebih keras.
2. Jangan bebani kendaraan dengan muatan yang melebihi saran pabrikan. Jika beban berlebih, artinya suspensi juga harus bekerja keras. Efeknya, komponen shockbreaker akan cepat aus dan sulit bekerja maksimal. Kalau sudah seperti ini, bodi mobil akan terasa mudah goyang ketika dikendarai.
3. Usahakan sering membersihkan shockbreaker dari kotoran yang menempel. Sebab, apabila ada kotoran di sisi-sisi yang bekerja, maka akan mempercepat keausan seal (karet) maupun piston. Kegiatan bersih-bersih ini bisa dilakukan sambil mencuci keseluruhan bodi mobil. Selain itu periksa kondisi seal, apakah masih cukup baik, jika sudah robek, segera ganti.
Selengkapnya...